Archive for December, 2007

No Body…

Wednesday, December 19th, 2007

Beside U

Jalna hidup gw makin lama makin ga jelas. Makin banyak juga kejadian2 yang gw alami selama ini. Pa lagi sekarang saiya telah menginjak jenjang pendidikan di sebauh perguruan tinggi di jogja.

Hipup terasa lebih santai daripada biasannya, stelah meniggalkan asrama tentunya, semuannya jadi lebih bebas, lepas, dan tak ada laig aturan yag berarti. Hal in juga yg meyebabkan saiya makin senag jalan2, mane2 nongkrong2 dll.

Jalan hidup saya makin menjadi lebih luas dan lebih banyak pilihan, banyak hal yg sudah saya alami, sakit, perih, asin, pahitnya dunia ini.

Akhir2 ini saya sering berjalan - jalan dengan seorang teman, kebetulan cewe, Ia dapat memberi saya perasaan nyaman, tentram, dia menjadi tempat yg nyaman pula untuk merasakan hal gembira, bahkan hal yang paling sedih sekalipun, lama- kelamaan saya menjadi terbiasa dengan keadaan nyaman yang ia berikan kepada saya. saya sangat senang ketiak I can Share My whole life with her, I can cry and laugh with her. tapi dibalik semua itu, semuanya merupakan sebuah kesalah yang besar dan fatal dalam hidup saya I ‘ve Made a big mistake.

Dia seharusnya ga memberika itu semua kepada saya. Ia seharusnya memberikan semua itu kepada seseorang yang ia benar2 sayangi dalam hal ini pacarnya. Demi menjaga agar semua baik2 saja, saya mulai meninggal kan semua kenyamanan itu seluruhnya demi dia. Agar dia dan pasangannya ga terganggu atas kehadiran saya. Saya tw ini memang SALAH, ini seharusnya ga boleh terjadi. Saya harus meniggalkannya, sdengan berberat hati saya meniggalkan semua kenyamanan itu, semua kebaikan itu, semua senyum ramah itu, dan seraya melupakan apa yang pernah terjadi, Sulit memang.

tetapi saat saya mulai meniggalkan semua itu saya mulai menemukan seseorang juga yang saya kira dapat memberikan sebuah kenyamanan yang sama dengan yang ia berikan kepada saya. Saya pun datang kepada dia dan ia memang memberikan sedikit waktunya kepada saya, dan saya mulai dengan menceritakan seluruh hidup saya kepada dia. saya sangat senang. semakin hari saya mulai tertarik dengan dia. tetapi hidup in memang tidak memberikan saya sebuah pilihan yang baik. ternyata hatinya juga telah dimiliki oleh orang lain. setelah mengetahui itu saya mulai beranjak meniggalkan dia dan meganggap semuanya akan baik2 saja pada akhirnya. I can life with out her, A can cry alone ,I can solve my problem alone. Sulit memang mencari seseorang yang dapat memberikan seluruh hatinya kepada saya,

Saya pun kembali kepada rutinitans kehidupan saya tanpa seseorang untuk bercerita, tanpa seseorang untuk mendengarkan keluh kesah saya, tanpa seseorang untuk mendengarkan seluruh kejadian dalam hidup saya, tanpa seseorang yang dapat membuat saya tersenyum, tanpa seseorang yang mengatakan "semangat ya…. everything’s gonna be fine ". Sekarang semuanya serasa sepi. ga ad yg bilang " bangun2… dah pagi kulaih mas…. " ga ad yg bilang "met malem y met bo2 GBU"… ga ad yg bilang  " Ak tunggu kamu jam 10 y…" ga ad lg yg bilang "gimana kuliahmu ??" ga ad lg yg bilang "Met maem y…" ga ad lg yg bilang "kmu kenapa ????"

Semuanya terasa sepi tanpa seorang teman. tanpa seorang teman untuk bercerita. tanpa seorang teman yang bisa memberi sedikit waktunya kepada saya untuk menceritakan seluuuruuhh hidup saya.

Sepi….

everything is quite…..

alone…

no body beside me right now…….

So sad Rigth now….. T.T